Kanker Laring

Kanker LaringTumor adalah pertumbuhan abnormal sel-sel tertentu yang merupakan bagian dari jaringan atau organ. Tumor terbagi dua, ada tumor ganas dan tumor jinak.

Kanker adalah kelainan atau perubahan yang terjadi pada sel-sel jaringan atau organ tubuh. Sedangkan Kanker Laring adalah jenis sel tumor ganas yang mempengaruhi laring, yang merupakan struktur di mana pita suara berada.

Penyebab Kanker Laring:

Karsinogen dari Tembakau dan alkohol yang paling bertanggung jawab atas masalah ini karena dapat menimbulkan efek iritasi atau perubahan pada jaringan pembuluh darah.

Faktor lain memungkinkan terjadinya penyakit kanker laring karena tempat kerja (terutama di tekstil dan kimia), faktor genetik, virus seperti papillomavirus atau virus herpes dan juga karena kekurangan vitamin atau gastroesophageal reflux. Terjadinya kanker laring karena kekurangan vitamin masih memunculkan banyak perdebatan.

Klasifikasi Kanker laring menurut tempat tumor berada dalam laring:

– Supraglottic tumors
– Glottic tumors
– Subglottic tumors

Gejala Kanker Laring:

– Terjadi perubahan suara (disfonia);
– Sensasi sakit ketika menelan (disfagia);
– Sulit bernapas (dyspnea);
– Munculnya benjolan di leher.

Diagnosis Kanker Laring:

Diagnosis dimulai dengan memeriksa seluruh dari gejala dan faktor risiko yang disampaikan oleh pasien, serta pemeriksaan fisik yang baik, yang dapat mengungkapkan peningkatan ganglia serviks.

Pemeriksaan laring dapat dilakukan dengan cermin laringoskopi, endoskopi kaku dengan sudut 70 ° atau 90 ° atau nasofibroendoscopio fleksibel.

Imaging tes seperti CT (scan) atau magnetic resonance imaging diperlukan dalam menilai sejauh mana gejala tumor pasien dan hasil dari data tersebut digunakan untuk mengobati pasien.

Pengobatan Kanker Laring:

Pengobatan dan prognosis kanker laring tergantung pada tahap perkembangan kanker tersebut.

Pengobatan bisa dilakukan dengan operasi untuk menghilangkan kanker tersebut dan bisa juga melakukan terapi radiasi, namun keputusan tentang jenis pengobatan tergantung pada lokasi dan stadium tumor itu sendiri.