Supplement Diet

https://www.ilmupenyakit.comGuna memperkuat system imun dan daya tangkis, maka pada terapi orthomolekuler banyak digunakan antioksidansia, yaitu dosis tinggi dari vitamin, mineral dan bioflavonoida alamiah yang berdaya menetralkan radikal bebas.

Zat-zat ini tidak tergolong kategori obat, melainkan merupakan suplemen diet. Foot supplements ini, juga disebut “health food”, dapat dibeli bebas tanpa resep di semua Negara, kecuali sediaan injeksinya.

Antioksidansia yang banyak digunakan adalah vitamin A, C dan E, mineral selenium dan seng, flavon (curcumin, genistein, ubikuinon, lycopen) dan sejumlah enzim (papain, bromelain, pankreatin). Lebih jarang juga ekstrak thymus dan ekstrak Viscum album.

Disamping efek imunstimulasinya, suplemen ini sering kali berdaya meniadakan atau mengurangi gejala penyakit atau efek samping obat, seperti rasa nyeri, mual dan rasa letih (efek paliatif). Keuntungan lain adalah senyawa-senyawa ini hampir tidak menimbulkan efek samping pada penakaran yang dianjurkan.

Perhatian!

Perlu ditekankan bahwa terapi alternative kanker dengan antioksidansia ini tidak boleh digunakan tersendiri, melainkan sebagai penanganan tambahan (suplemen) di samping pengobatan regular oleh dokter (onkolog/internis).

Juga dianjurkan untuk hanya menggunakan produk suplemen dari pabrik terkenal, karena tidak jarang isi kemasan tidak sesuai dengan deklarasinya di atas etiket mengenai zat aktif atau kadarnya.