Dasar Terapi Tambahan Untuk Kanker

https://www.ilmupenyakit.comPenanganan alternative juga disebut metode biologis, karena menggunakan zat-zat alamiah (tumbuhan, enzim, vitamin) dan sering kali bersifat empiris atau berdasarkan pengalaman rakyat tradisional.

Yang tersering digunakan pada penanganan kanker adalah terapi ortomolekuler, terapi enzim dan fitoterapi.

Terapi alternative bertolak dari fakta bahwa pasien kanker, yang kebanyakan sudah berusia agak lanjut (diatas 55 tahun), sering kali menderita kelemahan system imun.

Hal ini ada hubungannya dengan proses menua, pada saat mana banyak fungsi organ semakin lambat.

Misalnya aktivitas limfo-T dan NK-cells sudah berkurang hingga tidak mampu lagi mereparasi atau membasmi sel pre-karsinom.

Sel ini adalah benih-benih sel tumor yang DNA-nya cacat akibat berbagai sebab dan berkurangnya antioksidansia tubuh untuk melindungi sel terhadap serangan radikal bebas.

Begitu pula berkurangnya produksi ensim (proteinase) tertentu yang berkhasiat menghambat perkembangan sel-sel pre-tumor.