Inveksi Virus Herpes Zoster

https://www.ilmupenyakit.comHerpes zoster (shingles, cacar monyet) merupakan kelainan inflamatorik viral di mana virus penyebabnya menimbulkan erupsi vesikuler yang nyeri di sepanjang distribusi saraf sensorik dari satu atau lebih ganglion posterior.

Infeksi ini disebabkan oleh virus varisela, yang dikenal sebagai virus varisela-zoster. Virus ini merupakan anggota kelompok virus DNA (virus cacar air dan herpes zoster  tidak dapat dibedakan sehingga diberi nama virus varisela-zoster).

Herpes zoster diasumsikan sebagai keadaan yang menggambarkan reaktivasi virus varisela (penyakit cacar air) yang laten dan mencerminkan penurunan imunitas.

Sesudah seseorang menderita cacar air, virus varisela-zoster yang diyakini sebagai penyebab terjadinya penyakit ini hidup secara inaktif (dormant) di  dalam sel-sel saraf di dekat otak dan medula spinalis.

Di kemudian hari ketika virus yang laten ini mengalami reaktivasi, virus tersebut berjalan lewat saraf perifer ke kulit. Di sini, virus mengadakan multiplikasi dengan menimbulkan ruam yang berupa vesikel.

Kecil-kecil berwarna merah dan berisi cairan. Sekitar 10% orang dewasa mendapatkan herpes zoster pada suatu saat sepanjang hidupnya, yaitu biasanya pada usia di atas 50 tahun.

Peningkatan frekuensi herpes zoster terjadi pada pasien-pasien dengan sistem imun yang lemah dan yang menderita kelainan malignitas, khususnya leukemia serta limfoma.