Bentuk Penyakit Beri-Beri Pada Orang Dewasa

https://www.ilmupenyakit.comTerdapat beberapa bentuk beri-beri pada orang dewasa.

1. Beri-beri kering atau beri-beri atrofik dengan gejala-gejala polyneuritis perifer

2. Beri-beri basah dengan gejala oedema pada kedua kaki dan kedua lengan serta muka yang tampak sembab.

3. Beri-beri jantung yang kuat dan gawat. Beri-beri jenis ini di Jepang disebut Shoshin.

Ketiga bentuk beri-beri ini dapat saling berganti pada seseorang.

4. Beri-beri infatil

Type ini terdapat pada anak-anak bayi yang disusukan ibunya. Ibu ini mungkin sudah menderita defisiensi thiamin untuk beberapa lama sehingga ASI-nya mengandung kurang thiamin.

Beri-beri infatil bersifat akut sekali, dan mengambil gambaran beri-beri jantung. Anak mulai memperdengarkan suara serak, mungkin karena tali suara kurang tegangannya dan terjadi sedikit oedema.

Gejala-gejala lain ialah anorexia, vomitus,  resah, insomnia dengan muka pucat dan sedikit sembab oleh oedema, juga terdapat oliguria.

Pada serangan mendadak anak tiba-tiba menderita cyanosis dengan denyut nadi yang cepat dan lemah. Kematian dapat menyusul dalam waktu 24-48 jam.

Dengan therapy spesifik pemberian thiamin gejala-gejala menyurut dan menghilang secara dramatic dalam beberapa jam. ASI ibu yang anaknya menderita beri-beri infatil mengandung thiamin sangat rendah dan terdapat metabolite methyl glyoxal (pyruvic aldehyde).

Pada orang dewasa terdapat Encephalopathia WERNICKE dan Syndrome KORSAKOV, yang dianggap bentuk dari defisiensi thiamin.

Kedua sindroma ini merupakan bentuk defisiensi thiamin yang akut, dimana terjadi confusion  dan coma. Para penderita kedua penyakit ini terdapat diantra peminum alcohol tingkat berat yang menderita defisiensi thiamin.

Syndrome ini timbul juga pada defisiensi thiamin sekunder, misalnya pada penderita yang mengalami vomitus berkepanjangan, seperti pada kasus obstruksi pylorus, toxaemiagravidarum dan carcinoma ventriculli.

Dapat pula timbul pada penderita yang diberi infuse glukosa yang berlebihan, sedangkan cadangan thiamin didalam hati sudah rendah.

Penderita diabetes mellitus yang diobati dengan insulin dan glukosa dapat pula menderita sindroma ini, bila intake thiamin tidak mendapat perhatian yang cukup.

Terapi spesifik dengan thiamin memberikan penyembuhan gejala-gejala kedua syndrome ini dengan cepat.

Terdapat sejumlah antivitamin atau antimetabolite terhadap thiamin, diantaranya pyrithiamin dan oxythiamin, dan beberapa lainnya lagi.

Didalam daging ikan mentah terdapat enzim thiaminase yang merusak thiamin didalam rongga usus, bila dikonsumsi bersama dengan sumber thiamin.

Ada bangsa yang masyarakatnya mengkonsumsi ikan mentah  dan terjadi banyak kasus defisiensi thiamin. Enzyme thiaminase ini rusak oleh pemanasan ketika dimasak.