Gambaran Klinis Penyakit Kwashiorkor Pada Anak

https://www.ilmupenyakit.comPada kwashiorkor gambaran klinik anak sangat berbeda. Berat badan tidak terlalu rendah, bahkan dapat tertutup oleh adanya oedema, sehingga penurunan berat badan ini relative tidak terlalu jauh, tetapi bila pengobatan oedema menghilang, maka berat badan tersebut tidak sampai dibawah 60% dari berat berat badan standar bagi umur yang sesuai.

Penderita kwashiorkor tampak apathies, tidak ada perhatian terhadap keadaan sekitarnya, yang tampak pada ekspresi mukanya dengan mata yang redup tidak bersinar. Sering anak ini menangis dengan nada yang menjengkelkan, dan tidak mau berhenti untuk waktu lama.

Rambut tampak  halus dan jarang, dengan pigmen yang kurang, sehingga tidak berwarna hitam legam tetapi pirang kemerahan, dan kilap rambut juga hilang, sehingga menjadi kusam.

Pada anak yang menderita dan sembuh berulang-ulang, warna rambut ini dapat berseling hitam dan pirang, sehingga berwarna belang seperti bendera (Amerika), sehingga disebut flag sign phenomena.

Rambut ini dapat dicabut tanpa terasa sakit oleh penderita. Bila akar rambut diperiksa dibawah mikroskop, akan tampak bonggol akar yang atrofik dan diameter rambut juga lebih kecil dari yang sehat.

Kulit tampak kering (xerosis) dan memberi kesan kasar dengan garis-garis permukaan yang jelas tampak seperti mosaic (mosaic skin). Didaerah tungkai dan sikut serta didaerah bokong terdapat daerah kulit yang menunjukkan hyperpigmentasi dan kulit dapat mengelupas dalam lembaran yang lebar, meninggalkan dasar yang licin berwarna lebih putih mengkilap, memberi kesan seperti perkamen (kulit perkamen). Tampak daerah ini menunjukkan kelainan yang disebut crazy pavement dermatosis.

Perut anak membuncit karena pembesaran hati (hepatomegalia), yang dapat diraba pada palpasi. Pada pemeriksaan mikroskopik (anatomi pathologic), terdapat perlemakan sel-sel hati.

Dibawah kulit masih terdapat lapisan lemak, yang terasa pada lipatan kulit diantara jari, bila dijepit dan ditarik. Adanya oedema dianggap khas bagi gambaran kwashiorkor. Kadar protein darah menurun, terutama albumin.

Kasus yang terbanyak ialah campuran kedua gambaran klinik diatas, disebabkan oleh kekurangan energy dan protein sekaligus. Keadaan campuran ini disebut marasmic kwashiorkor, dan inilah yang disebut KKP. Penderita mempunyai berat badan dibawah berat standar untuk umurnya, tapi mungkin tidak terlalu jauh dibawah.