Cara Mengobati Sendiri Rasa Sakit Gigi

Sakit GigiSakit gigi selalu disebabkan oleh adanya kerusakan pada gigi (lubang) atau jaringan di sekitarnya (gusi). Terutama lubang pada geraham yang sudah menjalar ke saraf gig, menimbulkan nyeri yang hebat. Karena sakit gigi tidak akan hilang dengan sendirinya, maka selalu perlu ditangani oleh dokter gigi.

Zat antinyeri.

Untuk sementara menghilangkan rasa sakit, dapat diminum obat antinyeri parasetamol dalam 2 dosis tablet (= 1 gram) atau mefenamat (ponstan).

Asetosal sebaiknya jangan digunakan berhubungan risiko perdarahan bila dokter mencabut gigi yang sakit. Selanjutya beberapa tetes minyak cengkeh di segumpal kapas, yang diletakkan pada gigi yang sakit dapat meringankan sementara rasa nyeri. Juga setengah ruas bawang putih yang diletakkan antara pipi dan gigi yang sakit dapat memberikan efek yang sama.

Bayi dan anak kecil yang baru tumbuh gigi sering kali memperlihatkan gejala seperti peningkatan suhu (sampai ±300C), rasa lesu, menggigit-gigit baju atau banyak mengeluarkan liur bahkan juga diare ringan dan ruam popok. Mungkin sekali mereka merasa nyeri, hanya tidak bisa mengutarakannya.

Untuk meringakan rasa nyeri, sering kali diberikan sesuatu untuk digigit-gigit. Misalnya, sepotong kulit roti atau cincin-gigit khusus yang berisi cairan, yang sebelumnya dapat didinginkan dalam lemari es.

Rasa dingin dapat menghilangkan rasa nyeri. Ampuh sekali adalah zat pemati rasa lidokain, yang sebagai larutan 0,3% dapat dioleskan pada tempat gigi tumbuh (Osagi).

Peradangan gusi (paradontitis) berciri memerah, bengkak dan berdarahnya gusi, yang disebabkan oleh tertimbunnya plak gigi. Plak atau “karang gigi” adalah endapan kekuning-putihan yang melekat pada pangkal gigi dan tidak dapat dihilangkan dengan menyikat gigi.

Sebagian besar dari plak terdiri atas bakteri, kapur dan lekosit. Diperkirakan, bahwa jumlah kuman yang sangat besar dalam plak (sampai 100.000 juta per gram!) merupakan penyebab peradangan.

Pencegahan terbentuknya plak dapat dilakukan dengan larutan klorheksidin 0,12% yang dianjurkan sebagai obat kumur setelah menyikat gigi.

Dalam hal ini tidaklah dianjurkan untuk melakukan penanganan sendiri tetapi perlu perawatan dari dokter gigi untuk menghilangkan plak tersebut, yang akhirnya bisa mengakibatkan paradontitis dan menjadi busuknya gigi.