Obat Dokter dan Obat Khusus untuk Radang dan Nyeri Telinga

https://www.ilmupenyakit.comPengobatan Oleh Dokter

Untuk menghindarkan Gendang Pendengar (GP) pecah dan mengatasi nyeri, dokter dapat membuat lubang kecil di Gp (paracentese), biasanya dengan bantuan suatu zat pemati rasa. Setelah cairan keluar, luka kecil di Gendang Pendengar (GP) akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari.

Tabung Telinga.

Adakalanya peradangan kambuh lagi dan lendir terus keluar dari liang telinga. Dalam hal ini dokter ahli THT dapat memutuskan untuk memasukkan suatu tabung kecil ke dalam Gendang Pendengar (GP).

Dengan demikian cairan dapat keluar dengan bebas dan tidak tertimbun lagi dalam rongga Telinga Tengah (TT). Pada umumnya tabung kecil ini akan dikeluarkan secara spontan oleh Gendang Pendengar (GP) sesudah 5-7 bulan.

Bila perlu dokter dapat memasukkan tabung baru setiap 6 bulan. Telinga “terbuka” demikian harus dilindungi dengan baik dari masuknya air dan kuman dari luar.

Bila sesudah beberapa waktu ternyata produksi lendir berhenti, dokter dapat mengeluarkan tabung tersebut. Bekas lubang di GP biasanya akan sembuh dengan sendirinya.

Dalam praktik ternyata bahwa radang TT menahun jarang terjadi lagi setelah anak berusia 8-9 tahun.

Obat-Obat Tersendiri

a. Parasetamol, mefenamat dan asetosal

b. Lidokain (Otopain) adalah zat pemati rasa lokal yang pada kulit dan selaput lendir mampu menghalangi rasa nyeri, perasaan terbakar dan gatal. Terdapat pada tetes telinga 0,5%, tetapi tidak digunakan pada perforasi selaput gendang dan pada radang telinga (congek).

Catatan: sama sekali jangan meneteskan cairan kedalam liang telinga bila di duga gendang telinga telah terperforasi.

c. Gliserin adalah suatu poli-alkohol yang berbentuk kental dan higroscopis (menarik air), banyak di gunakan sebagai pelarut obat-obat lain. Yang terkenal adalah penggunaannya sebagai laksan dalam supositoria dan sebagai pelarut obat tetes telinga.

d. Hidrogenperoksida (H2O2) adalah gas tidak stabil yang terlarut dalam air. Berkhasiat antibakteri agak kuat berdasarkan oksigen yang dibebaskan pada kontak dengan jaringan, tetapi daya kerjanya singkat. Pada tekstil dan rambut bekerja memutihkan.

Digunakan sebagai zat antiseptik pada sediaan cuci mulut (3% selama maksimal 5 hari) dan cairan lensa kontak lembut. Dalam tetes telinga 3% 1 kali sehari selama maksimal 10 hari untuk mengeluarkan nanah pada radang TT dan kotoran telinga.