Cara Mencegah Obstipasi atau Sembelit

https://www.ilmupenyakit.comPencegahan

Setiap orang sewaktu-waktu dapat mengalami kesulitan pada proses buang air besar, misalnya terlalu jarang, terlalu sedikit atau bentuknya terlalu keras.

Dalam keadaan demikian janganlah segera pergi ke apotik untuk membeli obat pencahar. Karena dalam kebanyakan kasus gangguan tersebut dapat diatasi dengan memperbaiki kebiasaan makan dan pola hidup seperti telah diuraikan pada postingan sebelumnya.

Makanan cukup serat gizi.

Perhatian khusus hendaknya diberikan pada peningkatan jumlah serat dalam makanan sehari-hari, misalnya makan sayuran mentah (lalap) ±200 g hari.

Adapun dalam bentuk katul, yaitu lapisan luar dari beras, sebaiknya 3 kali sehari 1-2 sendok makan, yang dapat dicampur dengan sayur atau yoghurt.

Katul yang agak kasar ternyata lebih efektif daripada katul halus karena daya menyerap airnya dua kali lebih besar. Begitu pula sayuran mentah lebih baik daripada sayuran yang sudah dimasak.

Sebagai pilihan lainnya dapat pula digunakan suatu sediaan serat seperti psylium (Metemucil), yang terdiri dari zat lendir dari biji-biji tumbuhan Plantago ovata. Efek dari penggunaan semua zat ini yang memperbesar volume isi usus agak lambat dan baru nyata setelah 2 sampai 4 hari.

Perhatian!

Perlu diperhatikan bahwa adalah penting sekali untuk selalu minum air dengan cukup, terutama bila menggunakan katul dan sediaan-sediaan ini. Minimal hendaknya diminum 2 liter air/teh sehari, untuk menghindari penyumbatan tinja.