IlmuPenyakit.com

Artikel terkait dengan "gambar anatomi sel dan fungsinya". Gunakan tombol Ctrl + F dan ketik kata kunci untuk mendapatkan artikel yang lebih akurat.
http://www.ilmupenyakit.com 0

Tipe Interferon Manusia

Ada 3 tipe interferon manusia, yakni alfa, beta, dan gamma interferon, yang sejak 1985 telah diperoleh murni dengan jalan tehnik rekombinan DNA. Pada proses ini, “sepotong” DNA dari lekosit yang mengandung gen interferon, dimasukkan...

http://www.ilmupenyakit.com 0

Infeksi dan Penggolongan Virus

Infeksi virus Penularan virus diawali dengan pelekatan virus pada dinding sel tuan rumah yang dihidrolisa oleh enzim-enzimnya. Lalu DNA/RNA memasuki sel sehat, sedangkan salut proteinnya ditanggalkan diluar. Didalam sel virus bertindak sebagai parasit dan...

http://www.ilmupenyakit.com 0

Karsinoma Sel Basal

Karsinoma sel basal tumbuh dari lapisan sel basal epidermis atau folikel rambut. Penyakit kanker ini merupakan tipe kanker kulit yang paling sering ditemukan. Umumnya karsinoma sel basal tumbuh di daerah tubuh yang terpajan sinar...

http://www.ilmupenyakit.com 0

Reverse Transcriptase Inhibitors

Reverse transcriptase inhibitors (RTI) dapat dibagi dalam dua kelompok, yaitu: 1. Analoga nukleosida (NRTI); abacavir, didanosin (DDI), lamivudin (3TC), Stavudin (D4T), zalcitabine (DDC) dan zidovudin (AZT). Analog nukleosida adalah prodrugs yang didalam sel diubah...

http://www.ilmupenyakit.com 0

Kista dan Tumor Benigna

Kista Kista pada kulit merupakan rongga berdinding epitel yang berisikan bahan cair atau padat. Kista epidermis (epidermoid) kerap kali dapat terjadi dan dapat dideskripsikan sebagai tumor yang menonjol. Kenyal serta tumbuh lambat dan paling...

http://www.ilmupenyakit.com 0

Karsinoma Sel Skuamosa

Karsinoma sel skuamosa adalah suatu neoplasma ganas yang berasal dari mukosa. Ini adalah tipe yang paling umum dari kanker mulut, terhitung lebih dari 90% dari semua neoplasma ganas rongga mulut. Kanker mulut dapat terjadi...

http://www.ilmupenyakit.com 0

Diagnosis dan Komplikasi Pemfigus Vulgaris

Komplikasi. Komplikasi yang paling sering pada pemfigus vulgaris terjadi ketika proses penyakit tersebut menyebar luas. Sebelum ditemukannya kortikosteroid dan terapi imunosupresif, pasien sangat rentan terhadap infeksi bakteri sekunder. Bakteri kulit relatif mudah mencapai bula...

http://www.ilmupenyakit.com 0

Penelitian Obat Antiviral

Penelitian virus statika mulai berkembang sekitar tahun 1956 saat ditemukan bahwa virus dapat dikembang biakkan dalam telur ayam yang telah dibuahi. Penemuan ini memberikan dorongan kuat kearah pembuatan vaksin dan penaklukan penyakit-penyakit virus penting,...

http://www.ilmupenyakit.com 0

Obat Ter dan Anthralin Untuk Psoriasis

Terapi topikal Preparat yang dioleskan secara topikal digunakan untuk melambatkan aktifitas epidermis yang berlebihan tanpa mempengaruhi jaringan lainnya. Terapi dengan preparat ini cenderung mensupresi epidermopoisis (pembentukan sel-sel epidermis) Formulasi ter mencakup lotion, salep, pasta,...

http://www.ilmupenyakit.com 0

Hypervitaminosis A dan Hyperkarotinemia

Hypervitaminosis A Hypervitaminosis A praktis tidak ditemukan di Indonesia, namun demikian kemungkinan untuk itu harus dipertimbangkan, bila seorang anak mendapat konsentrat minyak ikan untuk jangka waktu panjang dan mendapat keluhan-keluhan. Anak akan menunjukkan hambatan...

http://www.ilmupenyakit.com 0

Penyebab dan Fungsi Cegukan

Sedu atau cegukan timbul bila permulaan penarikan napas terhenti diluar kehendak akibat kerutan tiba-tiba dari diafragma dan menutupnya celah suara sehingga menimbulkan bunyi. Diafragma atau sekat rongga badan adalah sekat yang membatasi rongga dada...

http://www.ilmupenyakit.com 0

Virus Penyebab Penyakit

Virus adalah mikroorganisme hidup yang terkecil (besarnya 20-300 mikron), kecuali prion, yaitu virus penyebab penyakit sapi gila BSE dan P. Creutzfeldt jakob yang kurang lebih 100 kali lebih kecil. Virus hanya dapat bisa dilihat...

http://www.ilmupenyakit.com 0

Cara Menekan Pertumbuhan Virus

Perbanyakan virus dapat ditekan melalui beberapa cara: 1. Memblokir masuknya virus kedalam sel (amantandin, gamma globulin) 2. Menghindari sintesa asam inti (analoga nukleusida, asiklovir, gansiklovir dan obat-obat anti retroviral zidovudin, nevirapin) 3. Inhibisi protease...