Abses Gigi

Abses gigi tidak lain hanyalah infeksi di bagian mulut (rongga mulut) atau rahang. Penyebab utama abses gigi karena buruknya melakukan perawatan gigi dan tidak secara teratur melakukan konsultasi kepada dokter gigi.

Tapi bagi sebagian orang masalah ini terjadi karena didasari oleh masalah medis seperti gangguan autoimun.

Abses gigi bisa menjadi sangat buruk jika menginfeksi pipi, gusi atau bahkan tenggorokan.

Ketika gigi sakit dan anda tetap membiarkan masalah tersebut, maka masalah itulah yang akan menimbulkan nanah pada daerah yang terinfeksi dan akan menimbulkan sensasi nyeri dan peradangan.

Dalam kasus yang parah, abses gigi dapat menyebabkan obstruksi di jalur napas membuat Anda sulit untuk bernafas.

Penyebab:

Abses gigi dapat diakibat dari cedera ringan pada mulut atau rongga mulut. Ini mungkin terjadi karena sistem kekebalan tubuh melemah dan juga karena masalah medis seperti diabetes.

Sangat sering, abses gigi terbentuk karena infeksi bakteri yang tumbuh dan berkembang biak pada rongga gigi menyerang jaringan lunak dan bahkan tulang wajah. Kesehatan gigi yang buruk merupakan salah satu penyebab utama berkembangnya abses gigi.

Gejala:

Nyeri ringan sampai sedang pada radang rongga mulut. Nyeri dapat menyebar dan menginfeksi daerah sekitar wajah seperti pipi dan tenggorokan.

Mungkin ada kemerahan di mulut dan bahkan di wajah. Ketika infeksi ini berkembang, dapat menyebabkan mual, demam dan kesulitan menelan dan minum.

Diagnosa:

Dokter gigi dapat memeriksa gigi untuk mengidentifikasi intensitas abses gigi. Jika dibutuhkan, dia akan memeriksa menggunakan X-ray untuk mengidentifikasi gigi yang terinfeksi agar mendapatkan gambaran yang jelas terhadap abses gigi yang dialami.

Pengobatan:

Untuk masalah ringan infeksi gigi, sudah cukup jika menggunakan obat anti-inflamasi seperti ibuprofen dan omaproxen. Namun sangat penting bagi anda untuk berkonsultasi dengan dokter gigi agar mendapatkan solusi terbaik.

Pertama dokter gigi akan memeriksa infeksi dan intensitas abses gigi sebelum memutuskan pengobatan. Untuk infeksi berat, ia akan mengeluarkan nanah dari abses gigi.

Dokter akan meresepkan obat antibiotik yang dapat menghancurkan bakteri yang menyebabkan infeksi. Dokter juga akan memberikan obat pereda rasa sakit setelah prosedur pemeriksaan atau dan pembersihan abses gigi.