Pengobatan Leher Nyeri dan Kaku

Leher terasa nyeri dan kaku umum terjadi pada siapa saya yang melakukan aktivitas seharian. Nyeri dan kaku pada leher dengan sendirinya berhenti namun sakit ini akan dialami dalam beberapa hari ke depan. Leher nyeri dan kaku bukan merupakan indikasi masalah medis yang serius.

Nyeri leher dan kaku dapat disebabkan karena keseleo ketika menekuk leher dalam posisi normal, tidur dalam posisi salah dan atau saat tidur leher tidak pada permukaan yang rata dalam waktu yang lama. Hal inilah yang menyebabkan tegang dan nyeri pada leher.

Gejala:

Tanda-tanda nyeri leher yang umum terjadi adalah nyeri bahu, sakit kepala dan nyeri lengan akibat keseringan menggerakkan tubuh untuk melihat ke samping dan belakang. Sebagian orang sulit menggerakkan leher akibat nyeri leher. Leher nyeri dan kaku dengan sendirinya sembuh tanpa pengobatan apapun.

Penyebab:

Keseleo adalah penyebab paling umum leher nyeri dan kaku yang disebabkan karena keseleo pada otot. Nyeri ini terjadi pada otot levator scapula yang ada di bagian belakang leher. Fungsi otot levator scapula ini berhubungan dengan saraf leher rahim dari daerah pinggang.

Keseleo otot atau ketegangan bisa disebabkan ketika seseorang tidur dalam posisi yang salah sehingga terjadi tegang pada otot tulang belikatnya.

Cedera ringan saat berolahraga atau terjatuh menyebabkan otot leher tegang. Keseleo otot juga dapat disebabkan karena aktivitas terus menerus. Memegang ponsel saat mengemudi kendaraan atau saat membaca.

Peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang (meningitis) ditandai dengan leher kaku, demam, dan sakit kepala disertai muntah. Meningitis adalah infeksi otak yang disebabkan oleh bakteri yang menyebabkan peradangan pada selaput pelindung otak.

Nyeri leher dapat disebabkan oleh serviks spondilytis, yang menyebabkan peradangan sendi pada leher. Ini adalah jenis arthritis terjadi pada orang tua. Ini adalah gangguan kronis dan pengobatan harus sebaiknya dilakukan.

Leher kaku juga dapat disebabkan karena saraf terjepit dan masalah tulang karena radikulopati cervical. Leher sakit tak terkendali jika itu karena kerusakan yang disebabkan saraf atau tulang. Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk diagnosis dan pengobatan lebih lanjut.

Pengobatan:

– Pengobatan kejang pada otot leher dapat menggunakan obat penghilang rasa sakit seperti ibuprofen oral.

– Kompres panas atau kompres dingin pada leher dapat mengurangi rasa nyeri atau kejang pada otot.

– Jangan gunakan bantal terlalu tinggi saat tidur.

– Jika leher Anda sudah sakit selama lebih dari 2 hari bersamaan dengan sakit demam dan sakit kepala maka sebaiknya Anda ke puskesmas untuk melakukan konsultasi dengan dokter.