Tanda Disentri Akan Sembuh

Sebelum mengetahui tanda kesembuhan masalah penyakit disentri, sebaiknya ilmu penyakit memahas apakah penyakit disentri tersebut? Disentri adalah istilah umum untuk sekelompok gangguan pencernaan yang ditandai dengan peradangan usus, terutama usus besar.

Selain itu ditandai dengan perut terasa nyeri, kram serta  menyebabkan diare yang disertai darah atau lendir. Diare adalah buang air besar encer yang terjadi tiga kali atau lebih dalam 24 jam.

Penyakit ini sangat perlu penanganan medis karena memerlukan pengobatan berupa cairan pengganti seperti oralit minum agar tidak terjadi dehidrasi (kekurangan cairan) dan juga antibiotik untuk mematikan kuman yang menyebabkan infeksi pada usus. Dengan pemberian antibiotik yang tepat, biasanya akan terdapat perbaikan dalam waktu sekitar 2 hari.

Bagi Anda yang sudah memiliki keluarga harus lebih tahu jika penyakit ini lebih sering dialami oleh anak-anak dibandingkan dengan orang dewasa. Penyakit disentri memang sering kita dengar, namun tidak banyak yang mengetahui seperti apa penyakit yang satu ini.

Seperti yang kami katakan penyakit ini perlu penanganan segera karena resiko yang ditimbulkan dapat menghilangkan nyawa. Untuk itulah, Anda sebagai orang tua harus lebih waspada terhadap penyakit yang satu ini terlebih lagi pada efek yang akan ditimbulkan terhadap kesehatan anak Anda.

Penyebab dan Jenis Disentri

Disentri dapat dikelompokan berdasarkan dari penyebabnya. Dua jenis utama dari penyakit ini adalah:

  • Disentri basiler atau sigelosis yang disebabkan oleh bakteri shigella.
  • Disentri amoeba atau amoebiasis yang disebabkan oleh amoeba (parasit bersel satu) bernama Entamoeba histolytica. Jenis disentri ini biasanya ditemukan di daerah tropis.

Adapun ciri khas jika penyakit disentri sudah mulai membaik adalah:

  • Berkurangnya frekuensi dari mencret.
  • Kotoran sudah lebih padat, tidak ada darah pada kotoran.
  • Tidak demam.
  • Nafsu makan anak mulai meningkat.
  • Anak sudah lebih aktif.

Langkah Pencegahan Disentri

Menjaga kebersihan merupakan faktor utama dalam pencegahan disentri Penyakit ini termasuk sangat mudah menular, terutama pada anggota keluarga.

Berikut ini adalah langkah-langkah untuk mencegah disentri dan penularannya:

  • Senantiasa mencuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan sabun setelah menggunakan toilet.
  • Selalu mencuci tangan sebelum makan, memasak, serta menyiapkan makanan
  • Bersihkan toilet dengan disinfektan setelah buang air besar.
  • Memisahkan pakaian pengidap saat dicuci.
  • Jangan menggunakan handuk atau peralatan makan yang sama dengan pengidap.
  • Penderita sebaiknya tidak keluar rumah selama minimal 48 jam setelah periode disentri berakhir.

Jika Anda mengalami masalah seperti yang kami sebutkan diatas, sebaiknya Anda memeriksakan ke dokter untuk dilakukan penilaian dan bila perlu penanganan lebih lanjut. Semoga membantu dan bermanfaat untuk Anda.