Diagnosis dan Penatalaksanaan Pada Pasien dengan Penyakit Hiponatremi

DASAR KELAINAN:

Pengeluaran Natrium berlebihan atau asupan kurang.

I. DIAGNOSIS

A. Keluhan pokok

  • Anoreksi.
  • Kejang-kejang.

B. Tanda utama

  • Letargi.
  • Kebingungan.
  • Koma.

C. Pemeriksaan laboratorium

  • Pemeriksaan Natrium dalam serum, <130 mEq/l.
  • Pemeriksaan Na, K dan CI dalam urin sewaktu.
  • Pemeriksaan osmolalitas urin.

D. Pemeriksaan khusus

  • Foto dada.

II. KOMPLIKASI

1. Kesadaran menurun.

2. Kejang-kejang.

III. PENATALAKSANAAN

A. Terapi umum

1. Istirahat

2. Diet

3. Medikamentosa

Obat pertama: disesuaikan dengan keadaannya.

  • Hiponatremi disertai hipovolemi.

–          Garam fisiologis atau Ringer Iaktat injeksi.

  • Hiponatremi disertai euvolemi atau hipervolemi.

– Restriksi cairan (0,5—1 Iiter)/24 jam.

– Restriksi asupan Natrium.

– Dapat diberikan diuretik.

Obat aIternatif : —

B. Terapi komplikasi : —

IV. PROGNOSIS —