Diagnosis dan Penatalaksanaan Pada Penyakit Hipokalemi


Penyakit HipokalemiDASAR KELAINAN:

Kadar Kalium darah turun akibat luaran yang berlebihan atau asupan yang kurang.

I. DIAGNOSIS

A. Keluhan pokok

- Rasa capek.

- Otot-otot lemah.

- Obstipasi.

- Poliuria.

B. Tanda utama

- Meteorismus sampai ileus.

- Paralisis flaksid.

- Hiporefleksi.

- Pada EKG (menyerupa inroksikasi digitalis):

+ Gelombang T mendatar.

+ Gelombang U Iebih jelas.

+ Segmen ST depresi.

+ Blok atriventrikuler.

+ Terakhir henti jantung.

C. Pemeriksaan laboratorium

-  Kadar Kalium darah <3,5 mEq/liter.

- Kadar K, Na dan CI dalam urin 24 jam.

-  Kadar Mg dalam serum.

-  Analisis gas dalam darah.

D. Pemeriksaan khusus

- EKG.

II. KOMPLIKASI

I. Kelemahan otot.

2. Kejang-kejang/ kaku otot.

3. ileus.

4. Konstipasi.

5. Paralisis flaksid.

6. Hiporefleksi.

7. Rabdomiositis.

III. PENATAL4KSANAAN

A. Terapi umum

1. Istirahat

- Monitoring EKG selama pemberian Kalium.

2. Diet

- Jus buah-buahan cukup bila Kalium >3 mEqI.

3. Medikamentosa

- Obat pertama:

  • Atasi sumber penyakit
  • KCI. Dosis maksimal 20 mmol/jam dalam larutan 50—100 dekstrose 5%

- Obat alternatif

B. Terapi komplikasi —

IV. PROGNOSIS —

Kategori Info Penyakit :: Kata Kunci: , , , askep meteorismus, askep hipokalemi0 Komentar