4 Jenis Penyakit Pada Kulit

Keloid.

Keloid merupakan pertumbuhan benigna jaringan fibrosa yang berlebihan pada lokasi sakatriks atau trauma. Keloid lebih sering dijumpai diantara orang-orang yang berkulit gelap.

Keadaan ini bersifat asimtomatik kendati dapat menyebabkan masalah kosmetik dan cacat fisik. Terapinya yang tidak selalu berhasil dengan memuasakan terdiri atas eksisi koloid. Penyuntikan kostikosteroid intralesi dan radiasi.

Dermatofibroma.

Dermatofibroma merupakan tumor benigna jaringan ikat yang lebih sering dijumpat dan terutama terjadi pada ekstremitas. Tumor ini berupa papula atau nodul berbentuk kubah yang dapat berwarna seperti warna kulit atau berwarna coklar kemerahan. Biopsi eksisional dermatofibroma merupakan metode terapi yang dianjurkan.

Neurofibromatosis (Penyakit von Recklinghausen).

Neurofibromatosis merupakan kelainan yang herediter yang bermanifestasi dalam bentuk bercak-bercak berpigmen (makula cafe-au- lait), bercak coklat di daerah aksila dan neurofibroma kutaneus yang ukurannya berfariasi.

Perubahan pertumbuhan dapat pula terjadi pada sistem saraf, otot dan tulang. Degenerasi maglinan neurofibroma dapat dijumpai pada sebagian pasien.

Kanker Kulit

Kanker kulit merupakan bentuk penyakit kanker yang paling sering ditemukan di Amerika Serikat. Jika angka insidensinya tetap berlanjut seperti sekarang, diperkirakan seperdelapan penduduk Amerika yang berkulit  cerah akan menderita kanker kulit, khususnya karsinoma sel basal.

Karena kulit mudah diinspeksi, kanker kulit akan tampak serta terdeteksi dengan mudah dan merupakan tipe kanker yang pengobatannya paling berhasil.