Informasi Penyakit Kelamin Pria dan Wanita

ILMUPENYAKIT.COM – Sudah bukan menjadi rahasia lagi jika penyakit kelamin menjadi salah satu penyakit yang cukup berbahaya dan memerlukan perhatian yang cukup serius karena kebanyakan sulit untuk di sembuhkan.

Penyakit kelamin atau yang sekarang lebih sering disebut penyakit menular seksual (PMS) merupakan jenis penyakit yang disebabkan oleh infeksi kuman yang ditularkan melalui hubungan seks oral maupun melalui hubungan antar kelamin.

Infeksi ini sering tidak menimbulkan gejala apapun. Secara medis, infeksi hanya disebut penyakit ketika mereka menyebabkan gejala. Itulah sebabnya penyakit kelamin disebut penyakit menular seksual. Umumnya orang menggunakan istilah penyakit menular seksual (PMS), walaupun tidak ada tanda-tanda penyakit yang muncul.

Macam-macam penyakit kelamin

Pada umumnya penyakit kelamin ini sering dijumpai pada kelamin pria yang mudah ditransmisikan ke wanita pasangannya. Akibatnya penyakit kelamin wanita banyak yang menderita penyakit radang panggul, kanker serviks, dan infertilitas.

Berikut ini beberapa macam penyakit kelamin yang sering di jumpai seperti :

1.   Gonorrhea

  • Disebabkan oleh bakteri. Infeksi dimulai beberapa hari sampai beberapa minggu setelah hubungan intim dengan orang yang terjangkit penyakit kelamin ini.
  • Pada pria, penyakit kelamin ini menyebabkan keluarnya cairan dari kemaluan pria. Buang air kecil dapat terasa sakit. Gejala-gejala ini dapat terasa berat atau tidak terasa sama sekal
  • Gejala-gejala gonorrhea pada wanita biasanya sangat ringan atau tidak terasa sama sekali, tetapi kalau tidak diobati penyakit kelamin ini dapat menjadi parah dan menyebabkan kemandulan.
  • Penyakit kelamin ini dapat disembuhkan dengan antibiotik bila ditangani secara dini.

2.   Herpes

  • Disebabkan oleh virus, dapat diobati tetapi tidak dapat disembuhkan.
  • Gejala timbul antara 3 sampai 10 hari setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit kelamin  ini.
  • Gejala awal muncul seperti lecet yang kemudian terbuka menjadi lubang kecil dan berair.
  • Dalam 5 sampai 10 hari gejala hilang.
  • Virus menetap dalam tubuh dan dapat timbul lagi sesuatu saat, dan kadang-kadang sering.
  • Wanita kerap kali tidak sadar bahwa ia menderita herpes karena lecet terjadi di dalam vagina.

3.   Infeksi jamur

  • Disebabkan oleh jamur.
  • Menyebabkan kegatalan berwarna merah di bawah kulit pria yang tidak disunat.
  • Pada wanita akan ke luar cairan putih kental yang menyebabkan rasa gatal.
  • Dapat disembuhkan dengan krim anti jamur.

4.    Syphilis

  • Disebabkan oleh bakteria. Lesi muncul antara 3 minggu sampai 3 bulan setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit kelamin  ini.
  • Luka terlihat seperti lubang pada kulit dengan tepi yang lebih tinggi. Pada umumnya tidak terasa sakit.
  • Luka akan hilang setelah beberapa minggu, tetapi virus akan menetap pada tubuh dan penyakit kelamin ini dapat muncul berupa lecet-lecet pada seluruh tubuh Lecet-lecet ini akan hilang juga, dan virus akan menyerang bagian tubuh lain.
  • Syphilis dapat disembuhkan pada tiap tahapan dengan penicillin.
  • Pada wanita lesi dapat tersembunyi pada vagina.

5.    Vaginitis

  • Infeksi pada vagina yang biasanya menyebabkan keluarnya cairan dari vagina yang berbau dan menimbulkan ketidaknyamanan.
  • Disebabkan oleh berbagai jenis bakteri (bakteri gonorrhea, chlamydia) atau jamur.
  • Juga dapat disebabkan oleh berbagai bakteri tidak berbahaya yang memang menetap pada vagina.
  • Dapat diselidiki dengan meneliti cairan vagina tersebut dengan mikroskop.
  • Pada umumnya dapat disembuhkan dengan obat yang tepat sesuai dengan penyebabnya.

6.   Bisul pada alat kelamin

  • Disebabkan oleh virus (Virus Human Papilloma atau HPV).
  • Muncul berupa satu atau banyak bisul atau benjolan antara sebulan sampai setahun setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit kelamin tersebut.
  • Pada umumnya tidak dapat terlihat pada wanita karena terletak di dalam vagina, atau pada pria karena terlalu kecil. Dapat diuji dengan lapisan cuka.
  • Dapat berakibat serius pada wanita karena dapat menyebabkan kanker serviks.
  • Bisul pada kelamin ini dapat disembuhkan, wanita harus menjalankan pap smear setiap kali berganti pasangan intim.

7.   Kutu kelamin

  • Sangat kecil (lebih kecil atau sama dengan 1/8 inch), berwana kelabu kecoklatan, menetap pada rambut kemaluan.
  • Dapat disembuhkan dengan obat cair yang digosokkan pada rambut kelamin.

8.   Kutu dibawah kulit

  • Mirip dengan kutu kelamin, tetapi ukurannya lebih kecil dan menetap di bawah kulit.
  • Menyebabkan luka-luka kecil dan gatal di seluruh tubuh.
  • Diobati dengan obat cair yang diusapkan ke seluruh tubuh.
  • Pakaian, seprei dan handuk harus dicuci setelah pengobatan, karena kutu dapat menetap pada kain-kain terebut.

9.   HIV/AIDS

  • Penyakit kelamin akibat hubungan intim yang paling serius, menyebabkan tidak bekerjanya sistim kekebalan tubuh.
  • Tidak ada gejala yang nyata tanpa penelitian darah.
  • Dapat menyebabkan kematian setelah sepuluh tahun setelah terinfeksi virus HIV, tetapi pengobatan (tidak menyebuhkan secara total) telah ditemukan.
  • Disebarkan melalui hubungan intim dan pemakaian jarum suntik secara bersamaan.

Gejala umum penyakit kelamin

Gejala penyakit kelamin yang umum yaitu:

  • Luka atau borok pada alat kelamin.
  • Keputihan abnormal pada wanita.
  • Ruam kemerahan pada kulit.
  • Nyeri seperti terbakar saat mengeluarkan buang air kecil.
  • Sering kencing.
  • Nyeri perut.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di daerah alat kelamin.

Pencegahan Penyakit Menular Seksual

Cara yang paling efektif untuk pencegahan penyakit kelamin adalah tidak berhubungan seksual. Untuk mengurangi resiko yaitu dengan menggunakan pengaman seperti kondom atau dental dam. Bila hasil pemeriksaan penyakit menular seksual menunjukkan hasil positif, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan. Bagi orang yang sedang menjalani pengobatan penyakit kelamin, maka pasangan Anda juga harus diperiksa dan diobati untuk mencegah terjadinya penularan ulang.

Penyakit kelamin pada pria maupun wanita yang aktif secara seksual sangat mudah menyerang. Sebaiknya walaupun tidak ada keluhan ciri-ciri penyakit kelamin, lakukan pemeriksaan rutin minimal setahun sekali untuk mengecek kesehatan alat kelamin Anda.

Untuk pria yang aktif secara seksual, bila memiliki keluhan saat buang air kecil, masalah disfungsi ereksi, timbulnya kutil kelamin, borok harus di sikapi dengan segera. Lakukan pemeriksaan penyakit menular seksual dan pengobatan pada dokter spesialis penyakit kelamin sedini mungkin. Lindungi orang tercinta di dekat anda dari tertularnya penyakit yang berbahaya ini.

Kita bisa mencegah dan melindungi diri kita sendiri dari penyakit kelamin. Mempraktekkan seks aman memungkinkan Anda untuk mengurangi risiko terkena penyakit menular seksual. Dan jika Anda telah melakukan sesuatu yang menyebabkan Anda berada pada risiko tinggi terinfeksi PMS, segeralah memeriksakan diri Anda untuk mendapatkan perawatan yang diperlukan.

Pelajari dan cari tahu apakah Anda menderita jenis penyakit kelamin pria atau wanita seperti gonorrhea, sifilis, herpes, kelamin, kutu kelamin,vaginitis atau penyakit kelamin yang paling berbahaya, AIDS.

Kami akan mencoba untuk membantu dengan memberikan segala informasi-informasi yang diperlukan seputar penyakit kelamin. Kami sangat menyarankan kepada Anda untuk selalu berkonsultasi langsung dengan dokter ahli di bidangnya masing-masing karena, kesehatan adalah harta yang tak ternilai harganya.