Pencegahan dan Pengobatan Sariawan

Pencegahan Sariawan yang Sering Kambuh

Pasta gigi.

Secara kebutulan telah ditemukan,  bahwa para penderita afte yang menggunakan pasta gigi Zendium mengalami penggurangan dari kambuhnya serangan parahnya gejala. Pasta gigi ini mengandung dua enzim yang dapat membentuk zat antikuman hidrogenperoksida.

Seperti diketahui enzim adalah protein alami, yang dapat mempercepat atau memungkinkan terjadinya suatu reaksi kimia tanpa enzim tersebut ikut serta dalam reaksi itu.

Kemudian peroksida dirombak oleh enzim liur (laktoperoksidase) menjadi suatu zat, yang mungkin dapat menghambat bakteri yang diperkirakan penyebab afte (streptokok).

Telah terbukti bahwa menggosok gigi secara teratur dengan zendium dapat mengurangi ±65% kambuhnya sariawan serta jumlah tukak.

Pantang makan pada ssebagian penderita dengan alergi terhadap bahan makanan tertentu dapat pula mencegah kambuhnya sariawan. Antara lain buah ara (“fig”), jeruk, tomat,“Walnut”, susu,keju dan mentega.

Pengobatan Sendiri Sariawan

Dikenal dengan sejumlah obat bebas untuk meringankan gejala sariawan mulut, yakni zat pemati rasa dan antiseptika.

Zat pemati rasa.

Rasa nyeri dapat sementara dikurangi suatu zat pemati rasa, yakni lidokain yang tersedia sebagai obat bebas dalam larutan 0,3% (Osagi), tablet hisap, Spray dan obat kumur (Orofar) atau salep 5% (Lidonest). Digunakan beberapa tetes larutan pada ssegumpal kecil kasa atau kapas, yang diletakkan pada tukak, 2-3 kali sehari.

Antiseptika.

Untuk mempercepat penyembuhan biasanya digunakan zat antiseptik yang menghambat perkembangan bakteri. Hasil baik telah dicapai dengan obat kumur povidon-iod (Betadine, Isodine) dan klorheksidin dalam bentuk tablet hisap atau larutan kumur 0,1% (Hibitane). Juga antiseptika lain seperti larutan peroksida 3% bermanfaat.

Terhadap sariawan akibat candida dapat dicoba pengobatan sendiri dengan obat kumur povidon-iod yang memiliki khasiat antijamur.