Faktor Pemicu dan Penyebab Lain Sariawan

Infeksi dengan ragi Candida (candidosis).

Sebab lain adalah infeksi oleh ragi Candida albicans, yang normal hidup dalam tubuh kita. Pada keadaan biasa jamur yang berbentuk ragi ini tidak menyebabkan gangguan karena dihambat oleh kuman lain yang selalu menghuni selaput lendir mulut.

Bila suatu waktu keseimbangan antara ragi dan kuman terganggu, misalnya karena bakteri dimatikan sewaktu terapi antibiotika, maka ragi dapat tumbuh tanpa hambatan dan menimbulkan infeksi (candidosis).

Tukaknya lebih besar, sekitar 10 mm, yang berwarna krem-putih. Selaput lendir di sekitar tukak tampak merah dan sangat nyeri pula pada waktu makan. Terutama diderita oleh anak kacil.

Pengguna gigi palsu seringkali menderita sariawan yang diakibatkan oleh ragi (Candida) dan disebut candidosis. Hal ini disebabkan karena pada mereka sisa makanan sering tertahan.

AIDS (Aciquired Immune Deficiency Syndrome).

Sariawan dapat menandakan ada infeksi oleh virus AIDS. Para pasien penyakit ganas ini menderita defisiensi pada sistem imun tubuhnya karena musnahnya sebagian dari sel-sel tangkis darah putih penting.

Dengan hilangnya limfosit-T4 ini penderita menjadi sangat peka terhadap berbagai jenis infeksi virus, kuman dan jamur. Juga pasien kanker dengan daya tahan yang sudah melemah, sering kali menderita candidosis.

Faktor-faktor pemicu.

Selain infeksi virus masih terdapat beberapa faktor pemicu afte, yakni:

  • Luka pada mukosa mulut, misalnya karena tergigit atau makanan sesuatu yang keras dan tajam, karena mnyikat gigi secara kurang tepat ataupun akibat injeksi oleh dokter gigi. Luka-luka kecil tersebut dapat diserbu oleh bakteri mulut dan menimbulkan suatu reaksi-imun tertentu (autoimun);
  • Perubahan kadar hormon. Pada sebagian penderita wanita terdapat hubungan jelas dengan siklus haid. Afte muncul secara berkala ±7 hari sebelum haid;
  • Kekurangan vitamin B2 dan B12 ada hubungannya dengan sariawan hanya pada sebagian kecil dari penderita.